Akhir akhir ini banyak orang yang
merasakan kegelisahan atau kegalauan. Gelisah atau galau adalah masa
kebimbangan manusia dalam menentukan prioritas tujuannya sampai mendapatkan
jawaban dari kegelisahannya. Namun, banyak orang yang masih dihantui oleh
kebingungannya sediri bahkan sampai lupa siapa dia sebenarnya. Semakin
merasakan kebingungan maka semakin bersar rasa ketakutan yang dialaminya. Maka
dari itu kita harus bisa menemukan jawaban dari kegelisahan tersebut.
Pertama, tulis dan tanamkan apa
prioritas pertama, kedua, ketiga dan seterusnya. Mungkin dari kita menyebutkan
prioritas utama adalah dunia dan melupakan prioritas akhirat. Hal itu bisa disebut
manusia diambang jalan. Sahabat saya mengatakan bahwa kalau dunia dijadikan
jembatan ke akhirat itu bagus tapi manusia lebih suka hidup dijembatannya
daripada diakhiratnya. Penulis sependapat dengan pernyataan tersebut karena
memasuki zaman yang modern ini membuat manusia menjadi lupa dan lalai oleh
teknologi. Mereka lebih sering membuka gadgetnya dari pada pandoman hidupnya
(Al-Qur’an). Pendeknya adalah ketika kita diselimuti oleh kegalauan atau
kegelisahan makan lihat dan ingat kembali apa prioritas utamamu? Jika prioritas
kedua menunjang prioritas utamamu itu akan sangat baik tapi kalau melalaikan
yang pertama itu bahaya. Contohnya; prioritas utama adalah sukses, kedua
keluarga, ketiga kerja, keempat kuliah, kelima pacar dan keenam teman atau
sahabat. Maka ketika kalian mengalami galau di prioritas pacar. Kenapa penulis
menyebutkan pacar ? karena penulispun sering mengalaminya. Ketika kita
mengalami hal tersebut maka ingatlah hal itu prioritas keberapa? Jalani saja
dengan nyaman dan aman kelak kalian akan mengetahui siapakah yang patut kalian
prioritaskan.
Kedua, temukan jawaban dari
kegelisahan atau kegalauan itu sendiri. Ketika mendapatkan sebuah kegelisahan
atau kegalauan manusia lebih memilih meninggalkan ketimbang mencari jawaban.
Mereka lebih memilih nikmat dan senang-senang untuk melupakan kegelisahan atau
kegalauan. Ingat, hal itu hanya hilang seketika saja selanjutnya kalian masih
dihadapkan oleh masalah tersebut. Meninggalkan sebuah masalah yang menyebabkan
kegelisahan tidak menyelesaikan masalah itu sendiri. Cara efektifnya adalah
mencari jawaban dari permasalahan dari kegelisahan atau kegalauan tersebut. Misalkan:
Si A merupakan seorang pemuda yang aktif dalam berorganisasi namun suatu ketika
ia dihadapkan oleh situasi yang membuatnya bingung. Biasanya masalah yang
dihadapkannya adalah memilih untuk berorganisasi atau memilih untuk serius
membangun keluarga. Namun, banyak aktivis yang berhasil menemukan jawabanya
yaitu memilih untuk focus terhadap organisasi kemudian memperisapkan diri untuk
membangun keluarga. Hal ini berhubungan dengan peryataan pertama yaitu memilih
atau menentukan tujuan prioritas utama maka prioritas selanjutnya akan
mengikuti prioritas utama. Ibarat kereta, jika tidak ada mesin yang bagus maka
gerbong tidak akan terbawa.
Berdasarkan penjelasan tersebut dapat
disimpulkan bahwa manusia merupakan makhluk yang ciptakan untuk berpikir supaya
ia dapat mengerti apa arti sebuah kehidupan dan semua manusia memiliki
pemikiran yang berbeda beda. Maka dari itu prioritaskan tujuan hidup untuk
mencapai kesuksesan, selesaikan sebuah masalah galau atau gelisah dengan
pemikiran yang tepat. Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam penulisan
artikel tersebut. Namun hal itu merupakan proses menuju kesempurnaan. Terima kasih…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar